Mulailah dengan menilai fungsi setiap area: apa yang sering digunakan dan apa yang sekadar menumpuk. Mengelompokkan barang menurut frekuensi pakai memudahkan pengaturan penyimpanan.
Pilih furnitur dengan garis sederhana dan permukaan yang mudah dibersihkan. Meja atau rak dengan desain minimal membantu mata beristirahat dan menciptakan kesan ruang yang lebih jernih.
Gunakan wadah penyimpanan tertutup untuk barang kecil yang mudah berantakan, dan rak terbuka untuk benda yang rapi dan estetis. Konsistensi warna pada kotak atau keranjang memberi efek visual yang tersusun.
Pencahayaan memengaruhi nuansa ruang secara besar: cahaya alami membuat warna lebih lembut, sementara lampu dengan suhu warna hangat menambah kenyamanan. Atur sumber cahaya agar tidak menciptakan bayangan berat.
Biarkan beberapa permukaan kosong sebagai ‘zona napas’ visual — sebuah meja samping atau sudut rak tanpa banyak dekor memberikan titik fokus yang tenang. Ruang negatif ini membantu keseluruhan terlihat lebih transparan.
Aplikasikan ritual singkat pembersihan harian: melipat selimut, menyeka meja, merapikan koran. Kebiasaan kecil ini menjaga tampilan ruang tetap rapi tanpa perlu usaha besar.
